Potongan BPJS Setara UMP DKI Jakarta
Simulasi iuran BPJS pada upah setara UMP DKI Jakarta.
Hasil. Total Potongan BPJS dari Gaji Karyawan / Bulan pada skenario ini adalah Rp229.185. Artinya, dari upah Rp5.729.618, karyawan dipotong Rp229.185/bulan, sedangkan perusahaan menanggung Rp586.713/bulan di luar upah.
Cara hitung. Kalkulator ini menghitung rincian iuran BPJS dari upah bulananmu β baik potongan karyawan (Kesehatan 1%, JHT 2%, JP 1%) maupun beban perusahaan (Kesehatan 4%, JHT 3,7%, JP 2%, JKK, JKM). Plafon upah untuk BPJS Kesehatan (Rp12 juta) dan Jaminan Pensiun otomatis diterapkan. Rincian: Upah bulanan Rp5.729.618; BPJS Kesehatan (1%) Rp57.296; JHT (2%) Rp114.592.
Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada Perpres 64/2020 (Kesehatan) & PP 44/2015, PP 45/2015 jo. PP 22/2022 (TK) (terverifikasi 2026-10-18). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan.
Data terverifikasi. Dasar hukum: Perpres 64/2020 (Kesehatan) & PP 44/2015, PP 45/2015 jo. PP 22/2022 (TK) Β· diverifikasi 2026-10-18
Total Potongan BPJS dari Gaji Karyawan / Bulan
Rp229.185
Dari upah Rp5.729.618, karyawan dipotong Rp229.185/bulan, sedangkan perusahaan menanggung Rp586.713/bulan di luar upah.
Hasil Hitungan
| + Upah bulanan | Rp5.729.618 | 100,0% |
| β BPJS Kesehatan (1%) | Rp57.296 | 1,0% |
| β JHT (2%) | Rp114.592 | 2,0% |
| β JP (1%) | Rp57.296 | 1,0% |
| Upah setelah potongan BPJS (sebelum PPh 21) | Rp5.500.433 | 96,0% |
| Beban perusahaan: Kesehatan 4% | Rp229.185 | |
| Beban perusahaan: JHT 3,7% + JP 2% + JKK + JKM | Rp357.528 |
+ Upah bulanan
Rp5.729.618
β BPJS Kesehatan (1%)
Rp57.296
β JHT (2%)
Rp114.592
β JP (1%)
Rp57.296
Upah setelah potongan BPJS (sebelum PPh 21)
Rp5.500.433
Beban perusahaan: Kesehatan 4%
Rp229.185
Beban perusahaan: JHT 3,7% + JP 2% + JKK + JKM
Rp357.528
Dijamin Gratis & Privat: Semua angka dihitung langsung di layar perangkatmu dan tidak pernah disimpan di server kami.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
Kesehatan: karyawan 1% + perusahaan 4% dari upah, dasar maks Rp12.000.000 JHT: 2% + 3,7% dari upah (tanpa plafon) JP: 1% + 2% dari upah, dasar maks batas upah JP tahun berjalan JKK: perusahaan 0,24%β1,74% sesuai kelas risiko Β· JKM: perusahaan 0,30%
- Dasar Kesehatan = min(upah, Rp12.000.000) = Rp5.729.618 β karyawan 1% = Rp57.296, perusahaan 4% = Rp229.185
- JHT tanpa plafon β karyawan 2% = Rp114.592, perusahaan 3,7% = Rp211.996
- Dasar JP = min(upah, batas JP) = Rp5.729.618 β karyawan 1% = Rp57.296, perusahaan 2% = Rp114.592
- JKK + JKM (perusahaan) = Rp13.751 + Rp17.189
Asumsi & Batasan
- Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) aktif, bukan PBPU/bukan penerima upah.
- Batas upah JP memakai nilai 2025 (Rp10.547.400) dan diperbarui tahunan.
- Upah = gaji pokok + tunjangan tetap sesuai definisi dasar pengenaan BPJS.
Pertanyaan Umum
Kenapa potongan Kesehatan mentok di gaji Rp12 juta?
Dasar perhitungan iuran JKN untuk PPU dibatasi plafon upah Rp12 juta/bulan, jadi gaji di atas itu iuran kesehatannya tetap dihitung dari Rp12 juta.
Berapa total potongan karyawan dari gaji Rp10 juta?
Kesehatan 1% (Rp100 rb) + JHT 2% (Rp200 rb) + JP 1% (Rp100 rb) = Rp400 ribu/bulan.
JKK dan JKM memotong gaji karyawan?
Tidak. JKK dan JKM 100% ditanggung perusahaan.
Total Potongan BPJS dari Gaji Karyawan / Bulan
Rp229.185