πŸŽ‰ 100% GRATIS SELAMANYA

duid.tech

Dana Darurat Freelance Pengeluaran 6 Juta per Bulan

Lajang freelance dapat kelipatan 8x: target Rp48 juta.

Hasil. Target Dana Daruratmu pada skenario ini adalah Rp48.000.000. Artinya, dengan pengeluaran Rp6.000.000/bulan, target dana daruratmu Rp48.000.000 (8x). Sisihkan Rp4.000.000 tiap bulan selama 12 bulan agar terkumpul penuh.

Cara hitung. Dana darurat adalah bantalan keuangan untuk kondisi tak terduga seperti PHK atau biaya berobat mendadak. Besarnya idealnya beberapa kali pengeluaran bulananmu β€” makin banyak tanggungan dan makin tidak tetap penghasilanmu, makin besar kelipatannya. Kalkulator ini menghitung target danamu dan berapa yang perlu disisihkan tiap bulan agar terkumpul tepat waktu. Rincian: Target dana darurat Rp48.000.000; Tabungan per bulan (12 bulan) Rp4.000.000.

Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada Panduan literasi keuangan OJK: dana darurat lajang 3–6x, berkeluarga 6–12x pengeluaran bulanan (terverifikasi 2026-10-18). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator Dana Darurat.

Masukkan Data Kamu

Pengeluaran Bulanan
Terbilang: enam juta rupiahTotal pengeluaran rutin sebulan: makan, tempat tinggal, transport, cicilan, dan lain-lain.
Status Keluarga
Jenis Pekerjaan

Contoh Cepat

Target Dana Daruratmu

Rp48.000.000

Dengan pengeluaran Rp6.000.000/bulan, target dana daruratmu Rp48.000.000 (8x). Sisihkan Rp4.000.000 tiap bulan selama 12 bulan agar terkumpul penuh.

Hasil Hitungan

Pengeluaran per bulan

Rp6.000.000

Kelipatan target (8x)

Rp8

Target dana darurat

Rp48.000.000

Tabungan per bulan (12 bulan)

Rp4.000.000

Threads X WhatsApp

100% Gratis.

Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya

Kelipatan: lajang 6x, menikah 9x, menikah + tanggungan 12x; freelance/wiraswasta +2x (maks 12x) Target Dana = Pengeluaran Bulanan Γ— Kelipatan Tabungan per Bulan (anuitas FV): i = imbal hasil tahunan Γ· 12 bila i = 0 β†’ Target Γ· n bulan bila i > 0 β†’ Target Γ— i Γ· ((1+i)^n βˆ’ 1)

  1. Kelipatan dasar status "Lajang" = 6x + 2x (freelance/wiraswasta, maks 12x) = 8x
  2. Target dana = Rp6.000.000 Γ— 8 = Rp48.000.000
  3. Tanpa imbal hasil: tabungan/bulan = Rp48.000.000 Γ· 12 bulan = Rp4.000.000
Asumsi & Batasan
  • Kelipatan memakai titik tengah/atas rentang panduan OJK (lajang 6x, menikah 9x, menikah + tanggungan 12x) β€” sesuaikan dengan toleransi risikomu.
  • Tambahan 2x untuk freelance/wiraswasta karena penghasilan tidak tetap; dibatasi maks 12x.
  • Imbal hasil tabungan bersifat asumsi dan bisa berubah β€” angka default 0% artinya menabung tanpa bunga; perlu verifikasi berkala bila memakai produk berbunga.
  • Dana darurat sebaiknya disimpan di instrumen likuid (tabungan terpisah, deposito, reksa dana pasar uang), bukan investasi fluktuatif.

Pertanyaan Umum

Dana darurat idealnya berapa kali pengeluaran?

OJK menyarankan 3–6x untuk lajang dan 6–12x untuk yang sudah berkeluarga. Kalkulator ini memakai 6x untuk lajang, 9x untuk menikah, 12x untuk menikah + tanggungan, plus 2x bila penghasilanmu tidak tetap.

Di mana sebaiknya menyimpan dana darurat?

Di tempat yang likuid dan aman: rekening tabungan terpisah, deposito, atau reksa dana pasar uang. Jangan di saham atau kripto β€” nilainya bisa turun tepat saat kamu butuh.

Kenapa freelance butuh dana darurat lebih besar?

Karena penghasilan freelance naik-turun dan tidak ada pesangon bila order sepi. Kalkulator ini menambah 2x lipat kelipatan untuk freelance/wiraswasta (maksimal 12x).

Berapa yang harus disisihkan tiap bulan?

Target dana dibagi jumlah bulan, dikurangi sedikit bila tabunganmu berbunga (rumus anuitas). Mis. target Rp30 juta dalam 12 bulan tanpa bunga = Rp2,5 juta/bulan.

Target Dana Daruratmu

Rp48.000.000

Lihat Rincian ↓