🎉 100% GRATIS SELAMANYA

duid.tech

Kalkulator Refinancing / Take Over Kredit

Bandingkan kredit berjalan vs penawaran refinancing (KPR, KTA, atau multiguna): cicilan baru, total biaya, penghematan bersih, dan titik impasnya.

Refinancing — atau take over — adalah memindahkan sisa utangmu ke bank lain demi bunga lebih rendah atau skema lebih ringan. Yang sering luput dihitung: biaya pindahnya (provisi, admin, notaris, penalti pelunasan) dan godaan tenor yang memanjang. Kalkulator ini menghitung cicilan anuitas skema lama dan baru, menjumlahkan seluruh biaya take over, lalu menunjukkan penghematan bersih plus titik impas bulanannya — dihitung per bulan lewat iterasi, bukan sekadar pembagian kasar. Ingat jebakan klasiknya: cicilan lebih kecil tapi tenor memanjang bisa membuat total bunga justru naik.

Masukkan Data Kamu

Sisa Pokok Kredit Saat Ini
Terbilang: tiga ratus juta rupiah
Sisa Tenor Kredit Lama (bulan)
Bunga Efektif Kredit Lama per Tahun (%) (%)Bunga efektif tahunan yang sedang berjalan di kredit lamamu. Bila kreditmu berbunga flat, konversi dulu dengan kalkulator Konversi Bunga Flat ke Efektif.
Bunga Efektif Penawaran Baru per Tahun (%) (%)
Tenor Baru (bulan)Tenor yang ditawarkan bank baru. Waspada bila lebih panjang dari sisa tenor lama: cicilan turun, tapi total bunga bisa naik.

Contoh Cepat

Penghematan Bersih Refinancing

Rp59.568.846

✅ LAYAK: refinancing menghemat Rp59.568.846 dibanding bertahan di kredit lama, dengan titik impas bulan ke-27 (≤ sisa tenor 120 bln — ambang kelayakan). Impas dalam paruh pertama sisa tenor: risiko bunga berubah di tengah jalan relatif kecil.

💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu

💡 Tahukah kamu? Refinancing ini memangkas Rp59.568.846 — setara 33,9% dari total bunga yang tersisa di kredit lamamu.

Hasil Hitungan

+ Total bayar skema lama (Rp3.964.522/bln × 120 bln)

Rp475.742.653

− Total bayar skema baru (Rp3.330.615/bln × 120 bln)

Rp399.673.807

− Biaya take-over (provisi + admin + notaris/APHT + asuransi + penalti)

Rp16.500.000

Penghematan bersih

Rp59.568.846

Total bayar skema lamaTotal bayar skema baruBiaya take-over (provi
Threads X WhatsApp

100% Gratis.

Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya

Cicilan anuitas = S × r(1+r)^n ÷ ((1+r)^n − 1), dengan r = bunga tahunan ÷ 12 Total bayar skema lama = cicilan lama × sisa tenor Biaya take-over = provisi% × sisa pokok + admin + notaris/APHT + asuransi + penalti% × sisa pokok Total bayar skema baru = cicilan baru × tenor baru + biaya take-over Penghematan bersih = total lama − total baru Titik impas = bulan pertama saat akumulasi (selisih pembayaran lama − baru) ≥ biaya take-over, dihitung iterasi per bulan (tenor berbeda diperhitungkan: skema yang sudah lunas membayar Rp0) Kelayakan: LAYAK jika penghematan > 0 dan titik impas ≤ sisa tenor kredit lama

  1. Cicilan lama (anuitas 10,00%/th, 120 bln) = Rp3.964.522 → total bayar tersisa Rp475.742.653 (total bunga tersisa Rp175.742.653)
  2. Cicilan baru (anuitas 6,00%/th, 120 bln) = Rp3.330.615 → total cicilan Rp399.673.807 (total bunga Rp99.673.807)
  3. Biaya take-over = provisi Rp3.000.000 + admin Rp2.500.000 + notaris/APHT Rp5.000.000 + asuransi Rp0 + penalti pelunasan Rp6.000.000 = Rp16.500.000
  4. Total bayar skema baru = Rp399.673.807 + Rp16.500.000 = Rp416.173.807
  5. Penghematan bersih = Rp475.742.653 − Rp416.173.807 = Rp59.568.846 (33,90% dari total bunga tersisa kredit lama)
  6. Titik impas: bulan ke-27 — akumulasi selisih pembayaran mulai bulan 1 (Rp633.907/bln) menutup biaya take-over Rp16.500.000 tepat di bulan itu.
Asumsi & Batasan
  • Bunga dianggap tetap selama sisa tenor (simulasi; bunga floating bisa berubah).
  • Biaya take-over diasumsikan dibayar di muka (out of pocket), bukan ditambahkan ke pokok kredit baru.
  • Perhitungan memakai metode anuitas/efektif; bila kreditmu memakai metode flat atau khusus, hasil bisa berbeda.
  • Biaya, bunga, dan penalti tidak ada yang diatur tarifnya oleh regulator — semuanya input dari penawaran/negosiasimu, verifikasi tertulis ke kedua bank.
  • Belum termasuk biaya-biaya lain yang mungkin disyaratkan bank baru (mis. appraisal ulang, biaya roya, blokir sertifikat).

Pertanyaan Umum

Apa bedanya refinancing dengan take over?

Praktis sama: keduanya memindahkan sisa utang ke bank/lender lain. "Take over" lebih sering dipakai untuk KPR (pindah bank), "refinancing" istilah umumnya untuk semua jenis kredit (KPR, KTA, multiguna, kendaraan).

Kapan refinancing layak dilakukan?

Saat penghematan bersih positif DAN titik impas tercapai sebelum sisa tenor kredit lama habis. Kalkulator ini memakai dua ambang itu: hemat > 0 dan biaya take-over kembali sebelum kredit lama lunas. Makin cepat impasnya, makin kecil risiko bunga berubah di tengah jalan.

Berapa penalti pelunasan dipercepat kredit lama?

Lazimnya 1–3% dari sisa pokok, tergantung perjanjian kreditmu — dan dapat dinegosiasi (mis. dihapus saat promo atau bila bank lama tidak memberlakukannya). Default kalkulator ini 2% sebagai titik awal.

Cicilan lebih kecil selalu berarti lebih hemat?

Tidak — ini jebakan paling umum. Cicilan turun karena tenor memanjang berarti kamu membayar lebih lama, dan total bunganya bisa justru naik meski bunganya terlihat "lebih murah". Selalu bandingkan total bayar, bukan cicilannya.

Apakah biaya refinancing bisa dinegosiasi?

Bisa. Provisi, admin, bahkan penalti pelunasan di bank lama kerap digratiskan atau didiskon saat promo. Minta rincian biaya tertulis dari kedua bank sebelum memutuskan — itu hakmu sebagai konsumen jasa keuangan (POJK 6/2022).

Bagaimana titik impas dihitung di sini?

Iterasi per bulan: mulai bulan 1, akumulasi selisih (pembayaran skema lama − pembayaran skema baru) ditambah terus sampai menutup biaya take over. Bila tenor kedua skema beda, skema yang sudah lunas dianggap membayar Rp0 setelahnya.

Penghematan Bersih Refinancing

Rp59.568.846

Lihat Rincian ↓

Kalkulator Terkait

Skenario Populer