LP v3 Rentang Sempit ±5%: Harga Naik 4%
Rentang super sempit: fee maksimal, risiko keluar rentang tinggi.
Hasil. Impermanent Loss pada skenario ini adalah -0,78%. Artinya, iL sebesar -0,78%. Setelah fee/reward Rp1.000.000, posisi LP menang Rp722.160 dibanding sekadar HODL.
Cara hitung. Menyediakan likuiditas (LP) di DEX seperti Uniswap memang menghasilkan fee, tapi perubahan harga token bisa membuat hasil akhirmu lebih kecil dibanding sekadar hold kedua aset — inilah impermanent loss. Kalkulator ini mensimulasikan IL untuk pool AMM v2 (rentang penuh) maupun v3 (concentrated liquidity), lalu membandingkannya dengan fee dan reward yang kamu terima selama durasi LP. Hasil akhirnya menjawab satu pertanyaan: lebih untung jadi LP, atau HODL saja? Rincian: Modal awal LP Rp10.000.000; Fee + reward diterima Rp1.000.000; Selisih LP vs HODL Rp722.160.
Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada Matematika AMM constant-product (x·y=k) & concentrated liquidity (Uniswap v3 whitepaper) (terverifikasi 2026-10-18). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator Impermanent Loss & Imbal Hasil LP (v2 & v3).
Data terverifikasi. Dasar hukum: Matematika AMM constant-product (x·y=k) & concentrated liquidity (Uniswap v3 whitepaper) · diverifikasi 2026-10-18
Impermanent Loss
-0,78%
IL sebesar -0,78%. Setelah fee/reward Rp1.000.000, posisi LP menang Rp722.160 dibanding sekadar HODL.
Hasil Hitungan
| + Modal awal LP | Rp10.000.000 | 100,0% |
| Nilai bila HODL saja | Rp10.200.000 | |
| Nilai LP setelah IL | Rp9.922.160 | |
| + Fee + reward diterima | Rp1.000.000 | 10,0% |
| Selisih LP vs HODL | Rp722.160 | 7,2% |
+ Modal awal LP
Rp10.000.000
Nilai bila HODL saja
Rp10.200.000
Nilai LP setelah IL
Rp9.922.160
+ Fee + reward diterima
Rp1.000.000
Selisih LP vs HODL
Rp722.160
100% Gratis.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
v2: IL = 2√k ÷ (1 + k) − 1, k = rasio perubahan harga relatif kedua aset v3: posisi dihitung eksak dari rentang likuiditas [a, b]: nilai posisi dari jumlah token x(P), y(P) dibandingkan nilai HODL portofolio awal pada harga akhir yang sama Net = Nilai LP − Nilai HODL + Reward (APY × modal × durasi)
- Rasio harga k = 1 + (4%) = 1.04
- IL v3 (rentang ±5%, dihitung dari posisi x(P), y(P)) = -0,78%
- Nilai LP = Rp10.000.000 × (1 + IL) = Rp9.922.160; nilai HODL = Rp10.200.000
- Reward = 120% × 1/12 × modal = Rp1.000.000 → net vs HODL = Rp722.160
Asumsi & Batasan
- Satu aset dianggap numeraire stabil (mis. pasangan TOKEN/USDT) sehingga k adalah perubahan harga token.
- Harga akhir di luar rentang v3 → posisi 100% di satu aset dan berhenti menerima fee.
- Reward diasumsikan tidak berubah harga dan tanpa compounding.
Pertanyaan Umum
Harga naik 2×, IL di v2 berapa?
IL = 2√2/(1+2) − 1 ≈ −5,72%. Naik atau turun simetris: perubahan 2× ke arah mana pun memberi IL yang sama.
Kenapa IL v3 lebih besar?
Likuiditas terkonsentrasi memperbesar eksposur per modal — fee per dolar lebih tinggi, tapi IL juga teramplifikasi dan berhenti total saat harga keluar rentang.
Kapan LP tetap lebih baik dari HODL?
Bila fee + reward selama durasi melebihi IL. Kalkulator ini menunjukkan selisih net-nya langsung.
Impermanent Loss
-0,78%