Kredit Mobil Tenor 12 Bulan: Lunas Setahun
Tenor pendek 12 bulan untuk mobil Rp180 juta DP 30% — bunga total paling kecil.
Hasil. Cicilan per Bulan pada skenario ini adalah Rp11.235.000. Artinya, dengan harga OTR Rp180.000.000, DP 30,00%, dan tenor 12 bulan, cicilanmu Rp11.235.000/bulan (total bayar Rp134.820.000, dana di muka ±Rp54.000.000). Jujur: bunga flat 7,00%/tahun di brosur setara bunga efektif ~13,44%/tahun — hampir 1,9× lipat. Total bunga + biaya Rp8.820.000 ≈ 4,9% dari harga OTR.
Cara hitung. Leasing kendaraan di Indonesia mengutip bunga FLAT: bunga dihitung dari pokok awal dikali seluruh tenor, lalu dibagi rata per bulan. Kalkulator ini mensimulasikan cicilanmu dari harga OTR, DP, tenor, bunga flat, plus biaya admin, asuransi, dan fidusia — lalu menunjukkan total bayar dan total dana yang harus kamu siapkan di muka. Jebakan paling umum: angka flat di brosur terlihat kecil, padahal setara bunga efektif yang hampir 2× lipat. Flat 8%/tahun untuk 3 tahun, misalnya, setara bunga efektif ±15,6%/tahun. Kalkulator ini menghitung konversinya dengan anuitas balik (bisection) supaya kamu membandingkan penawaran leasing secara jujur — bukan terpukau angka flat-nya. Rincian: Uang muka / DP (30,00%) Rp54.000.000; Pokok pembiayaan Rp126.000.000; Bunga flat total (7,00%/th × 12 bln) Rp8.820.000.
Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada Kerangka ketentuan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor OJK: POJK 35/2025 (perubahan POJK 46/2024) tentang Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan — besaran DP 0–25% mengikuti NPF netto perusahaan pembiayaan (skema awal POJK 35/POJK.05/2018 Pasal 20). Bunga flat adalah praktik pengutipan umum industri leasing, bukan tarif ketetapan regulasi. (terverifikasi 2026-10-19). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator Leasing Kendaraan (Simulasi Cicilan + Bunga Flat vs Efektif).
Data terverifikasi. Dasar hukum: Kerangka ketentuan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor OJK: POJK 35/2025 (perubahan POJK 46/2024) tentang Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan — besaran DP 0–25% mengikuti NPF netto perusahaan pembiayaan (skema awal POJK 35/POJK.05/2018 Pasal 20). Bunga flat adalah praktik pengutipan umum industri leasing, bukan tarif ketetapan regulasi. · diverifikasi 2026-10-19
Cicilan per Bulan
Rp11.235.000
Dengan harga OTR Rp180.000.000, DP 30,00%, dan tenor 12 bulan, cicilanmu Rp11.235.000/bulan (total bayar Rp134.820.000, dana di muka ±Rp54.000.000). Jujur: bunga flat 7,00%/tahun di brosur setara bunga efektif ~13,44%/tahun — hampir 1,9× lipat. Total bunga + biaya Rp8.820.000 ≈ 4,9% dari harga OTR.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 Tahukah kamu? Total bunga + biaya leasing ini mencapai Rp8.820.000 (4,9% dari harga OTR!). Bunga flat di brosur setara bunga efektif ~13,44%/tahun — hampir 2× lipat.
Hasil Hitungan
| Harga OTR | Rp180.000.000 | |
| − Uang muka / DP (30,00%) | Rp54.000.000 | 42,9% |
| + Pokok pembiayaan | Rp126.000.000 | 100,0% |
| + Bunga flat total (7,00%/th × 12 bln) | Rp8.820.000 | 7,0% |
| + Biaya admin/provisi | Rp0 | 0,0% |
| + Asuransi (total tenor) | Rp0 | 0,0% |
| + Biaya fidusia & lain-lain | Rp0 | 0,0% |
| Total yang dibayar | Rp134.820.000 | 107,0% |
Harga OTR
Rp180.000.000
− Uang muka / DP (30,00%)
Rp54.000.000
+ Pokok pembiayaan
Rp126.000.000
+ Bunga flat total (7,00%/th × 12 bln)
Rp8.820.000
+ Biaya admin/provisi
Rp0
+ Asuransi (total tenor)
Rp0
+ Biaya fidusia & lain-lain
Rp0
Total yang dibayar
Rp134.820.000
100% Gratis.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
DP = harga OTR × persen DP Pokok pembiayaan = harga OTR − DP Bunga flat total = pokok × bunga_flat%/tahun × tenor(bulan)/12 Cicilan/bulan = (pokok + bunga flat total + admin + asuransi + fidusia) ÷ tenor Total bayar = cicilan × tenor Konversi jujur: cari r bulanan (bisection) sehingga cicilan anuitas(pokok, r, tenor) = cicilan flat → bunga efektif tahunan = (1+r)^12 − 1
- DP = Rp180.000.000 × 30,00% = Rp54.000.000
- Pokok pembiayaan = Rp180.000.000 − Rp54.000.000 = Rp126.000.000
- Bunga flat total = Rp126.000.000 × 7,00%/th × 12 bln ÷ 12 = Rp8.820.000
- Biaya lain (admin Rp0 + asuransi Rp0 + fidusia Rp0) = Rp0 — tanpa bunga tambahan
- Cicilan/bulan = (Rp126.000.000 + Rp8.820.000 + Rp0) ÷ 12 = Rp11.235.000
- Total bayar = Rp11.235.000 × 12 = Rp134.820.000
- Cek jujur: cicilan pokok+bunga flat Rp11.235.000/bln setara bunga EFEKTIF ~13,44%/thn (anuitas balik via bisection) — ±1,92× angka flat 7,00%-nya
- Total bunga + biaya = Rp8.820.000 ≈ 4,9% dari harga OTR
- Ketentuan OJK: DP minimum mengikuti NPF netto perusahaan pembiayaan (<=1% → 0%; >1-3% → 10%; >3-5% → 15%; >5% → 20%). DP di atas adalah pilihanmu — kalkulator tidak memaksa batas ini.
Asumsi & Batasan
- Bunga flat adalah praktik pengutipan umum leasing di Indonesia — BUKAN tarif resmi/ketetapan regulasi. Selalu masukkan angka dari penawaran resmi leasing-mu; tiap leasing berbeda.
- DP minimum mengikuti kerangka OJK berbasis NPF netto perusahaan pembiayaan: NPF ≤1% → 0%; 1–3% → 10%; 3–5% → 15%; >5% → 20% (sejumlah sumber menyebut 25% untuk roda 4+ multiguna pada NPF >5%, namun angka 25% ini belum terkonfirmasi dari teks regulasi — ditandai sebagai ketidakpastian). Kalkulator TIDAK memaksa batas ini; DP adalah input bebas.
- Biaya admin, asuransi, dan fidusia diasumsikan ditambahkan ke total pembayaran TANPA dikenai bunga flat tambahan. Praktik tiap leasing berbeda — sebagian memasukkan premi asuransi ke pokok hutang lalu ikut dibungakan, sehingga cicilan riil bisa sedikit lebih tinggi.
- Premi asuransi sangat bervariasi per leasing (jenis & usia kendaraan, wilayah) — tidak ada default karena dijadikan input opsional. Angka umum ilustratif: ±2,8%/thn All Risk, ±1,1%/thn TLO dari harga OTR.
- Biaya fidusia (pendaftaran jaminan fidusia) tarif dan penanggungnya bervariasi per leasing — dijadikan input opsional, bukan konstanta.
- Belum termasuk: biaya survei, denda keterlambatan, dan penalti pelunasan dipercepat.
Pertanyaan Umum
Kenapa leasing mengutip bunga flat, bukan bunga efektif?
Karena perhitungannya sederhana dan angkanya terlihat kecil di brosur: bunga = pokok × tarif × tenor. Bunga efektif (anuitas, seperti KPR) dihitung dari sisa pokok tiap bulan sehingga angkanya lebih besar dan 'kurang menarik' sebagai iklan. Keduanya sah — yang penting kamu tahu konversinya.
Bunga flat 8% kok setara efektif ±15,6%? Bukannya 8% ya 8%?
Karena bunga flat dihitung dari pokok PENUH selama 3 tahun, padahal pokokmu sebenarnya berkurang tiap bulan karena kamu mencicil. Kalau dihitung jujur dari sisa pokok (anuitas), cicilan yang sama hanya bisa dihasilkan oleh bunga ±15,6%/tahun. Makin panjang tenor, makin lebar selisihnya.
Berapa DP minimum kredit kendaraan menurut OJK?
OJK mengaturnya berdasarkan kesehatan perusahaan pembiayaan (rasio NPF netto): NPF ≤1% boleh DP 0%; NPF 1–3% wajib DP minimal 10%; NPF 3–5% minimal 15%; NPF >5% minimal 20% dari harga jual. Jadi 'DP 0%' itu sah tapi hanya dari leasing yang sangat sehat — dan ingat, angsuran pertama, asuransi, provisi, dan fidusia tidak termasuk hitungan DP.
Apa itu biaya fidusia dan kenapa besarnya beda-beda?
Fidusia adalah pendaftaran resmi bahwa kendaraanmu menjadi agunan leasing sampai kredit lunas (diurus ke Kementerian Hukum). Tarif resminya mengikuti nilai penjaminan, tapi tiap leasing punya kebijakan sendiri soal siapa yang menanggung dan berapa yang dibebankan ke kamu — makanya dijadikan input opsional di kalkulator ini.
Apakah asuransi kendaraan wajib saat leasing?
Pada umumnya ya — leasing mewajibkan kendaraan berasuransi selama masa kredit karena kendaraannya masih milik leasing sampai lunas. Pilihannya biasanya All Risk (mahal, proteksi penuh), TLO (murah, hanya kehilangan total/kerusakan berat), atau kombinasi keduanya. Premi riil tiap leasing berbeda, jadi masukkan angka dari penawaranmu.
Apakah biaya admin, asuransi, dan fidusia ikut dikenai bunga?
Tergantung leasing. Di kalkulator ini ketiganya ditambahkan ke total pembayaran TANPA bunga tambahan — asumsi yang paling transparan. Sebagian leasing memasukkan premi asuransi ke pokok hutang lalu ikut dibungakan flat, sehingga cicilan riil sedikit lebih tinggi dari simulasi ini. Tanyakan skemanya ke leasing-mu.
Cicilan per Bulan
Rp11.235.000